Senin, 18 Agustus 2014

Indonesia punya Pangandaran

Mengingat Cinta

apa itu cinta???,

Untuk post gue kali ini ceritanya gue mau memberi masukan bagi loo loo semua yang belum negenal arti cinta,,. Cinta itu kompleks banger brooo,,,.. mudah mudahan aja bermanfaat bagi loo padaa khususnya yang belum mengenal banyak tentang CINTA.,,. JANGAN LUPA KASIH KOMENT LOO!!!

CINTA,,.. CINTA,,.. KAYAK APA SIH BENTUKNYA???

Hhhhmmmmm.........
Gandengan tangan? Peluk pelukan? Cium-ciuman? Itu yang namanya cinta?? 
Yang gw tahu sih itu bukan cinta tapi logika, logika dimana orang bias ninggalin kenangan yang berbekas di hati pasangannya. Bentar-bentar bilang cinta, apa-apa dibawa cinta, semuanya berbau cinta (segampang itukah ngomong cinta) tahu juga kagak lo apa itu cinta? Yang lo tahu “””“kalo cewe lo mau diajak kondangan itu namanya cinta…… Modal-modal kayak gini neh yang harus banyak belajar tentang cinta.
Lo pasti ga mau cinta lo putus dengan kebencian? Lo aja yang bego……….. Uda tahu ga mau putus dengan kebencian??? Kenapa lo malah mutusin cinta lo??? Kalo lo ga mau cinta lo putus dengan kebencian, mulai sekarang lo coba mengerti dulu deh apa makna kata cinta….
C-I-N cin, ditambah 

T-A ta jadi deh kata cinta (gitooo).. 
hahahaaaaa sedikit banget sih otak lo…….
Cinta itu pertempuran, dan kemenangnan adalah harapan, tapi kekalahan bukanlah sesuatu yang mengakhirinya, karena lo memang ga boleh mengakhirinya… “kekalahan hari ini adalah kemenangan hari esok…” cinta memang ga pernah lepas dari kehidupan manusia, liat aja di majalah, koran, sarasehan, reality show, di buku buku, radio spanduk n semua acara televise ga pernah luput dari yang namanya CINTA,,,,,.
Sampe-sampe anak SD juga dah ngerti cinta… misalnya si entong ketemu si laila temen sekelasnya.. eh muka kedua bocah itu tiba-tiba langsung memerah,, besoknya si entong nanya ke si udin..
” din si laila dah punya pacar lom?? Salamin ya dari gue Entong Marzuki”
GOKIL GA TUH… paling-paling ntar kalo sudah mulai kenal yang namanya ciuman?? ABIS DEH tuh SI LAILA........ Coba deh ngerti sedikit napa?? Jangan nganggap cinta itu obsesi atau pelarian sakit hati dari pacar lo sebelumnya, n yang lebih parah lagi kalo lo masih nganggep cinta itu sebagai jembatan penyambung nafsu.. (mendingan lo ke SARKEM)..
Cinnta nggak bisa diungkapin dengan kata-kata mutiara atau kalimat-kalimat omong kosong dari lantunan lagu-lagu yang selalu ngebawa-bawa bulan, bintang, matahari....bulan mana tahu,, apalagi matahari (GOSONG duluan lo). Cinta yang sesungguhnya ga bisa di dengar lewat telinga, ga bisa diucap lewat bibir.. ini semua tentang hati komitmen dan rasa...
hati
siapa yang lo inget? Siapa yang selalu katakan selamat tidur di mimpi loo?? Kalo nama dan paras dia nongol di ati dan kepala lo, seakan menyatu sejiwa sama loo, loo bisa bilang itu salah satu tanda loo menemukan CINTA..
Komitmen
Sinta bukan hanya sekedar perasaan tapi sebuah komitmen.. dimana loo akan ngelakuin n rela ngorbanin apapun untuk ngejaga komintmen lo itu,. Iya kan?!!
Rasa
Rasa adalah ekspresi diri kita. So apa kabar kita... jika kita terpisa dari pujaan kita.
Kalo loo meras sepi waktu dia pergi, 100% gue jamin itu CINTA..
Cinta Cinta Cinta.........
Si cantik aja bisa jatu cinta sama si buruk rupa, so loo jangan pernah takut ngungkapin cinta, hanya karena lo merasa dia terlalu tinggi buwat loo n loo terlalu ina bwt dia. Inget....... mata ati ngeliat dari dalam.
Gw saranin agar loo ngikutin kata-kata mas tukul ” don’t look just from the cover” ngerti ga loo?? Emang bego loo
Belajarlah mengenal cinta, belajarla untuk memahami sakit dan kejamnya cinta, jangan anya tau suka gembira dan bahagia.
Cinta mampu menerangi gelapnya hari yang lusuh dan usang termakan asmara yang tak kunjung tiba. Cinta berikan warna di ruang gelap dengan cahayanya, gemerlap kerlap-kerlipnya begitu nyata. Tapi terkadang justru karena terlalu besarnya sinar itu, kita malah terjatuh karena tak mampu menahan roda roda kehidupan yang terus berputar, terjatu karena mata kita tak mampu meliat, hati tak kuasa memandang keadaan.
So ga sala ada yang bilag cinta itu buta
Cahayanya menyilaukan mata, mematika rasa dan membutakan nurani...
Jangan pernah de ngomong ke cewe tentang cinta, segala bilang ”kau cintaku, kau sayangku, permata hatiku, belaan jiwaku” (sekalian aja kau tai kucingku)
Tapi cinta emang bener-bener rumit bwat dimengerti, cinta mampu mengutus peri-perinya tuk membawa kita terbang, melayang mengintip surga, tapi jika kita seuda keilangan cita, peri-peri itu akan tinggalkan cinta disana dan terjatu jauh dari baagia..
Untuk meyakinkan sebuh kekuatannya, cinta tak butu cerita, lagu dan omong kosong belaka. Karena cinta bukan hanya kata, bukan pula rangkaian nada yang selalu ngebawa omong kosong nyata dalam setiap iramanya. Cinta membawa keramaian di sgala suasana, maka kalo lo merasa sepi?? Berarti loo lagi dijauhin sama yang namanya cinta.
Semua itu dibuktikan ketika sang pangeran mampu membangunkan sang putri yang tertidur ribuan taun lamanya hanya dengan kecupan mesra yang berlandaskan cinta. (inget.. berlandaskan cinta..... bukan berlandaskan orny..).. pangeran ga pake banyak ngomong.. langsung aja..
Mmmmmmmmuachhh bangun deh tu putri..
(coba de, cewe loo suruh pura-pura tidur terus loo cium, yang ada mala ga bangun-bangun,,hahahah)
Kalo lo mencintai seseorang dengan tulus, lo ga boleh mengharapkn bahwa seseorang itu perasaan yang sama kayak loo, coz itu bukan cinta yang tulus tapi pamrih yaitu memberi berarap kembali..
Ikhlasin aja, cinta yang lo kasi ke dia.. seperti waktu lo lagi di kamar mandi (boker gitu) lo ngeluarin kotoran ke kloset fine-fine aja kan??... atau lo mau tu barang yang loo kasih ke kloset balik lagi ke muka loo ..(hehee)
Kuncinya Cuma satu,, yaitu temennya si entong si IKhLAS.
Cinta yang tulus adalah apabila meliat seseorang yang kita cintai sedang bersama orang lain, tapi kita msasi bisa tersenyum dan berkata ” semoga lo bahagia bersamanya” keren banget broo kalo lo kayak gitu.. Karena hidup adalah sekitar lo dia dan mereka..
Idup adala anugrah, hidup adalah perjuangan, berbahagiala bwat hdup loo,, tersenyum bwat hidup loo karena loo ga dapetin cinta seseorang, Tuhan masih setia menyayangi dan mencintai lo ari ini, esok da seterusya..
Pusing juga ngomongin cinta??? Pengennya waktu berhenti kalo lagi deket dengan dia, maunya musim ujan terus kalo lagi berdua (ha hha ada ada aja) apalagi kalo lagi kangen sama dia.. busyet malam terasa panjang banget, dimana-mana ada wajah dia, mau makan waja dia di piring, mau minum ada dia , mau gosok gigi ada dia (kalo lagi beol /boker ada dia ga?)
Jangan takut ngungkapin cinta n jangan terlalu mudah ngungkapin cinta.. jangan mengakhirinya jika tidk inginberakhir dengan kebencian, karena cinta tak harus berakhir..
Gue yakin bngt seh,, loo loo pada ga ngerti apa yang gue omongin tadi.. (gw aja ga ngerti)

http://herdigaul.blogspot.com/2008/04/apa-itu-cinta.html 

Minggu, 06 Juli 2014

Cikal Bakal Bakso Ceker Pak Etom



Sejarah Bakso Ceker Pak Etom tidak lepas dari peran Pak Etom dimana sejak 1985 silam sudah memulai usaha Bakso. Pak Etom adalah warga Kadupandak – Ciamis dan dia adalah anak ke-5 dari 7 bersaudara. Warga Kadupandak memang banyak hijrah ke Bandung dan kebanyakan dari mereka berjualan bakso. Bahkan mereka membentuk komunitas dengan nama Warga Kadupandak yang lebih dikenal dengan singkatan “Warkad” (bagi yang penggemar bakso di Bandung, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Bakso Warkad, salah satunya Bakso Akung / Bakso Warkad). Ciri khas bakso warkad adalah mie yamien dengan kuah bakso dipisah, biasanya di kuah ada isi bakso dan pangsit.
Diawali dari keterbatasan ekonomi dalam keluarga dan pendidikan yang sampai kelas 4 Sekolah Dasar (Sekolah Rakyat / SR) Pak Etom mengikuti jejak ke-2 kakaknya hijrah ke Bandung untuk berjualan Bakso tepatnya tahun 1985. Pak Etom hijrah ke Bandung tidak sendirian, dia bersama warga Kadupandak lainnya juga hijrah ke Bandung untuk mengadu nasib. Dengan tekad dan keberanian serta keyakinan Pak etom memulai karir nya dengan gerobak bakso dan keliling dari kampung ke kampung. Namun perjalan nya tidak seperti yang ia impikan, dirasa tidak memungkinkan untuk dapat bertahan di kota Bandung (terlalu banyak saingan bakso sejenis), setelah 10 bulan ia pun memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya. Sebulan ia menganggur, namun di situlah ia mulai dibuka pikirannya, bahwa ia harus bangkit, harus bisa. Ia pun mulai berpikir bahwa kota besar tidak hanya Bandung, masih banyak kota-kota lain yang bisa dijadikan tujuan mengadu nasib. Akhirnya ia putuskan untuk mengadu nasih di kota Wali yaitu kota Cirebon.
Pada tahun 1986 Pak Etom mulai menginjakan kaki nya di kota Cirebon. Sebagai perintis bakso Warkad di kota Cirebon, ia pun memulai dengan gerobak dorong dan mangkal di keramaian daerah Gunung Sari dan Karanggetas (bagi yang asli Cirebon, mungkin sudah tidak asing lagi daerah-daerah tersebut). Perjalanan Pak Etom ke Cirebon pun diikuti oleh warga Kadupandak lainnya, sehingga di kota Cirebon juga terbentuk komunitas Warkad. Dengan kegigihan untuk melakukan inovasi, isi kuah bakso dan pangsit kemudian ia tambahkan ceker. Dengan ia tambahkan ceker, membuat bakso warkad milik Pak Etom sedikit berbeda denga bakso warkad lainnya.
Dengan keuletan dan kegigihan serta keyakinan, akhirnya bakso warkad milik pak etom tidak lagi di dorong, namun ia mangkal di satu tempat yaitu karanggeras. Dari inovasi menambahkan ceker, bakso milik pak Etom mulai dikenal dengan bakso ceker.
Pada tahun 1985 ia menikah dengan warga perbatasan Ciamis-Cilacap dan memiliki 3 orang putra. Dari usaha bakso ceker miliknya, Pak Etom menyekolahkan ke-3 anaknya. Pengalaman pahit nya karena keterbatasan pendidikan, membuat ia menyadari akan pentingnnya pendidikan.
Dari hasil jualan bakso ceker miliknya, ia mampu menyekolahkan anak pertamanya di salah satu perguruan tinggi yang terkenal (STIE YKPN & UGM) di Yogyakarta sampai sarjana dan pendidikan profesi. Walau dengan keterbatasan, ia pun yakin pendidikan sangatlah penting. Ia berani menyekolahkan putra sulungnya ke Perguruan Tinggi sampai 2 gelar. Di tambah anak pertama-nya memang mewasisi sifat-sifat Pak Etom yaitu ulet, rajin dan pantang menyerah sehingga mendapatkan beasiswa dan mendapatkan predikat IPK cume laude.

Kamis, 15 Mei 2014

CABANG KE-3 DI BEKASI

SYUKUR ALHAMDULILLAH KAMI SEGENAP KELUARGA BESAR BAKSO CEKER PAK ETOM BAHWA PADA TANGGAL 6 MARET 2014 CABANG KE-3 BAKSO CEKER PAK ETOM BUKA DI BEKASI.
PERTAMA BUKA DI KAWASAN PINGGIRAN IBU KOTA, MOHON DOA DAN RESTUNYA...
Lokasi di bekasi :
Jl Puloribung Blok BB 46.
Samping polsek pekayon - bekasi selatan.
Kawasan hunian grand galaxy city

https://maps.google.com/maps/ms?hl=id&ptab=2&ie=UTF8&oe=UTF8&msa=0&msid=202070466562150412826.0004f8833fa7097b28b63


"jangan percaya sebelum anda coba"

Sabtu, 22 Juni 2013

street-food-kisah-kuliner-jalanan

Interaksi yang terjalin 


Siapa, sih, yang nggak suka jajan di pinggir jalan? Menikmati makanan murah meriah sambil duduk-duduk santai, ngobrol ngalor-ngidul dengan penampilan yang jauh dari kata jaim alias jaga image: celana pendek, T-shirt, plus sandal jepit. Ya, street food tidak pernah menuntut penampilan necis tiap individu tatkala berinteraksi dengannya. Mau tampil rapi, ayo. Mau acak-acakan, mangga. Yang penting, chemistry terbangun lewat suapan makanan.

Budaya makanan pinggir jalan tersebar di berbagai negara di dunia. Masing-masing negara mengusung makanan yang berciri khas setempat. Tengoklah jajanan kaki lima di Korea Selatan, Jepang, China, Turki, Maroko, Prancis, Thailand, maupun Singapura. Mereka membangun kerajaan kuliner yang menjanjikan kenyam-nyaman bagi siapa pun.



Aneka Pilihan Street Food
Sumber: http://www.femina.co.id/support/image.others/01/1252/imageBlog

Nggak usah jauh-jauh ke negeri seberang, kita dapat menemukan street food di Yogyakarta. “Kota Gudeg” ini mengoleksi makanan pinggir jalan yang bervariasi. Mulai makanan klasik, peranakan hingga kreasi baru yang dibuat guna meramaikan jagad kuliner jalanan. Merangsek memengaruhi lidah masa kini dan bersanding dengan jajanan lawas yang telah memiliki penikmat setia. 

Adalah wedang ronde, burjo (bubur kacang ijo), jaipong, sate kere, putu, klepon, cenil, lupis, onde-onde, molen, tiwul, gathot, pukis, martabak, terang bulan (nama lain martabak manis), leker, lumpia, siomay, lotis, rujak, gorengan, aneka godhogan (kacang godhog, pisang godhog, kedelai godhog), gudhangan merupakan sederet contoh kuliner jalanan yang banyak dijajakan di Yogyakarta. Ditambah kehadiran angkringan yang menawarkan sega kucing dan keluarga besarnya yang ngangeni. Menjadi klangenan bagi yang telah lama meninggalkan kampung halaman. Mencecap nikmat dalam kebersahajaan.
Penganan Putu, Salah Satu Jenis Street Food
Sumber: http://bhellabhello.files.wordpress.com/2012/01/291220111177.jpg


Street food di Yogyakarta dapat dijumpai di mana saja. Ada yang menyendiri, ada pula yang mengelompok dalam satu kawasan. Malioboro dan Jalan Urip Sumoharjo yang lebih dikenal dengan Jalan Solo merupakan kantung street food di Yogyakarta. Di kedua kawasan tersebut, bisa ditemukan aneka jajanan kaki lima. Makanan “berat” juga banyak. Tinggal pilih sesuai selera.

Geliat kuliner jalanan mulai terasa pada sore hari menjelang malam. Para pedagang yang umumnya bermodalkan gerobak dorong, peralatan memasak, dan lampu penerangan seadanya mulai menggelar dagangan. Makanan dimatangkan di tempat atau tinggal diracik saat pembeli datang.

Yap! street food enaknya dimakan langsung di tempat. Bahasa Jawanya ngiras yakni makan di tempat. On the spot. Bisa lesehan atau duduk di tempat yang telah disediakan. Di pinggir jalan. Di situlah letak seni kuliner pinggir jalan. Kalau saya sih, begitu menemukan jajanan pinggir jalan yang menggugah selera, langsung yang namanya jaim saya buang jauh-jauh. Dan saya pun menikmati jajanan nyam-nyam itu sambil duduk di pinggir jalan, nyampur sama orang yang lalu-lalang.

Oh, iya, saya punya pengalaman pas jajan lumpia di Jalan Solo. Lumpia rebung yang enak membuat saya tidak sabar untuk mencicip. Nah, sambil menunggu lumpia goreng pesanan matang, tanpa buang waktu, saya langsung order sama penjualnya 1 lumpia basah. Haapp, langsung, deh, lumpianya dimakan di tempat.

Street Food vs Kebersihan
Dewasa ini street food telah menjadi bagian penting kehidupan perkotaan. Bergesernya tradisi makan di rumah menjadikan street food mengalami perkembangan. Lapangan kerja dan pendapatan rumah tangga turut terdongkrak dari bisnis informal pemenuhan kebutuhan pangan tersebut. Namun, yang menjadi pokok perhatian adalah soal keamanan pangan yang tentu saja tidak boleh diabaikan. Kebersihan dan kesehatan makanan wajib dikedepankan oleh para penjaja makanan jalanan siap saji (ready-to-eat) ini. Bagaimana perasaan kalian jika makanan yang digemari, enak, plus murah ternyata tidak cukup aman dan sehat untuk dikonsumsi?

Sayang rasanya jika harus mencoret street food kesukaan dari daftar makanan wajib beli, gara-gara isu kebersihan dan kesehatan pangan. Saya pribadi tidak ingin kesehatan menjadi taruhan karena 2 faktor yang diabaikan. Apa yang bisa dilakukan? Jawabannya: jadilah konsumen bijak yang aware terhadap makanan yang akan dikonsumsi. Caranya?
 
  1. Konsumsi makanan sehat yang mengandung gizi seimbang. Pilih yang berbahan sayur atau buah,
  2. Pilih makanan yang bersih penyajiannya,
  3. Perhatikan makanan yang dijajakan; apakah minyaknya telah berkali-kali digunakan sampai warnanya menghitam, warna makanan mencolok dan seragam, es-nya dibuat dari air mentah. Jika kurang menyakinkan, lebih baik urungkan niat untuk membeli,
  4. Pilih tempat makan yang bersih. Si Penjual tidak nongkrong di dekat tempat sampah, dekat selokan yang terbuka, atau di tempat yang jorok,
  5. Pilih makanan yang tertutup, misalnya: tertutup plastik, diletakkan di dalam rak kaca, atau ditutupi tudung saji. Jika terpaksa membeli makanan yang terbuka, pilih yang berada di level ke-2 dan seterusnya, bukan yang berada paling atas (untuk makanan yang disajikan bertumpuk). Hal ini untuk meminimalisasi kuman yang menempel pada makanan.
  6. Minta japitan untuk mengambil makanan. Kalau penjual tidak menyediakan japitan, minta kantung plastik bening. Bungkus tangan anda dan ambil makanan. 
  7. Jadilah pembeli yang berani. Berani menegur penjual jika ia mengindahkan kebersihan.
    Saya pernah menegur tukang bakso langganan supaya dia mencuci tangan dan mengelap kemudian sebelum melayani pesanan saya. Why? Dia habis pegang duit! As simple as that! Tapi, menegurnya baik-baik, ya...
  8. Bawa alat makan sendiri.
    Saya dan keluarga membiasakan diri membawa alat makan pribadi jika ingin membeli bakso langganan daripada memakai alat makan yang disediakan oleh penjual. Kita nggak pernah tahu siapa saja yang memakai alat makan tersebut dan apakah mereka sehat, kan? Nah, daripada berhadapan dengan risiko, lebih baik dicegah saja.

Street food: Kisah ini milik kita 

Setelah dag-dig-dug dengan urusan keamanan pangan. Mari bernostalgia dengan street food untuk mengurangi tegang hehehe. Tiap kali jalan-jalan, entah itu ke Malioboro, Jalan Solo, Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan atau ke luar kota seperti Jakarta atau Bandung, street food menjadi tujuan. Jajanan pinggir jalan yang simple dan murah meriah ini begitu menggoda.

Street food tidak hanya sekedar menjawab lapar semata. Di dalamnya tersemat kisah yang membuat orang ingin kembali. Kembali bersua. Kembali merasakan. Apakah di antara teman-teman ada yang kepingin banget menikmati jajanan yang hanya dijual di kampung halaman? Kalau pun dijual di tempat tinggal anda sekarang, rasanya sudah jauh dari cita rasa aslinya? Nah, ini dia. Street food sebagai ajang nostalgia. Libur hari raya biasanya dijadikan sarana penumpah rindu bagi lidah lokal yang bermigrasi. Membeli jajanan yang bikin terkenang-kenang sampai ngeces hihihi.

Bisa jadi, dalam sebentuk jajanan berharga minimal tersimpan kenangan yang takternilai harganya. Bagi anda, yang telah meninggalkan kampung halaman, acapkali menuai kangen dengan makanan yang menjadi santapan tiap hari. Yang pernah dibeli zaman sekolah dulu bareng teman-teman atau menjadi favorit masa-masa pacaran.

Saya pun teringat dengan sanak saudara yang merantau dan tinggal jauhhh di luar Yogyakarta. Mudik menjadi saat paling menyenangkan. Tidak hanya berkumpul dengan keluarga, tetapi sekaligus saat untuk memuaskan lidah yang menahan rindu akan makanan kesukaan yang hanya ditemukan di kampung halaman. Sebutlah tempe koro, tempe benguk, gudeg, bakso langganan, lumpia, jajan pasar adalah makanan yang wajib dijajal saat pulang kampung. Belum afdol rasanya mudik tanpa mencicipi makanan saat masih tinggal di Yogyakarta, di sebuah kampung nan sederhana. Nostalgia pun diam-diam menyelusup di antara. Hmmm, lewat kuliner, terentang kisah masa lalu yang panjang rupanya.

Masing-masing merangkum kisah lewat street food: aku, kamu, kita.




Referensi:
1.Isyana Atiningmas, Destinasi Street Food Dunia, http://www.femina.co.id/waktu.senggang/jalanjalan/destinasi.street.food.dunia/006/003/65, Download: 29 April 2013, Jam 13: 29
2.Arfiani, Asian Street Food, http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/article/detail.htm?article_id=1481, Download: 29 April 2013, Jam 13: 39
3.Food Safety and Quality: Street Food, http://www.fao.org/food/food-safety-quality/a-z-index/street-foods0/en/, Download: 29 April 2013, Jam 14: 38
4.Food for the Cities: Street Foods, http://www.fao.org/fcit/food-processing/street-foods/en/, Download: 29 April 2013, Jam 14: 41
5.Keamanan Makanan Jajanan: Upaya Perbaikan, http://belajar.kemdiknas.go.id/index5.php?display=view&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Pengetahuan%20Populer/view&id=181&uniq=1478, Download: 29 April 2013, Jam 15: 07
6.Fitri Prawitasari, Tips Membeli Jajanan di Pinggir Jalan, http://travel.kompas.com/read/2013/01/22/19193634/Tips.Membeli.Jajanan.di.Pinggir.Jalan, download 29 April 2013, Jam 15: 13 WIB


Dikutip dari :
http://aksaratri.blogspot.com/

Senin, 27 Mei 2013

3 Cara Gunakan LinkedIn untuk Tumbuhkan UMKM Hits : 68 PDF Cetak E-mail
Senin, 27 Mei 2013 09:13
linkedin

Harus diakui para entrepreneur sudah banyak berkutat dengan jejaring sosial saat ini. Sejumlah UMKM sudah terjun ke Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya. Bahkan sebagian sudah menuai sukses.

Sayangnya di antara sekian banyak layanan social media, belum banyak pelaku bisnis yang melirik jejaring sosial profesional yang lebih 'serius'. Para entrepreneur bahkan yang berusia muda sekalipun cenderung belum menganggap penting LinkedIn, sebagaimana Facebook dan Twitter.

Berikut ialah rangkuman fitur-fitur LinkedIn dan cara yang dapat digunakan entrepreneur untuk memanfaatkan semuanya secara maksimal. Selamat menyimak!

1. Bangun kredibilitas instan
Fitur "endorsements" dalam LinkedIn memberikan ruang virtual berupa forum maya bagi para pengguna untuk mempromosikan dan menyarankan pada kolega, memuji prestasi pihak lain dan meminta masukan. Meski ruang diskusi ini mempromosikan referral dan mewajibkan pembuktian untuk kaum profesional umum, ia dapat menjadi alat berjejaring yang efektif sekali bagi entrepreneur muda. Saat rekomendasi diunggah, pemilik UMKM bisa dianggap lebih relevan. Status yang lebih baik. Ini akan memungkinkan naiknya kredibilitas entrepreneur dan perusahaan barunya.

2. Mengawasi pesaing dan menyebarkan prestasi bisnis Anda
Lain dari laman Facebook atau Twitter, company page di LinkedIn bisa memuat banyak informasi tentang langkah terbaru pesaing dan tren terkini dalam industri Anda. Tak lupa, Anda juga bisa gunakan laman ini sebagai sarana memamerkan pencapaian perusahaan.

3. Dapatkan kontak baru dan pembeli potensial
Fitur "who's viewed your profile" yang ada di sisi kanan bawah halaman beranda memungkinkan Anda melacak pengguna yang baru-baru ini membaca profil Anda. Pengguna premium bisa mengetahui dengan lebih detil namun pengguna non-premium hanya bisa melihat sebagian saja. Setelah mengetahui siapa saja yang membaca, langkah selanjutnya Anda bisa mengelompokkan tiap pengguna berdasarkan konsumen potensial, karyawan potensial, pesaing atau rekanan potensial. (*Akhlis)

Sabtu, 21 Juli 2012

Cerita Sukses Pedagang Bakso ( Tugas Technopreneurship )

  
Seorang penjual bakso keliling yang setiap sore selalu ditunggu-tunggu oleh pelanggan. Ia berjualan bakso sejak saya masih remaja, dengan rasa yang biasa-biasa saja. Tetapi dalam lima tahun terakhir, saat penjual bakso mulai banyak, saya melihat perubahan yang besar. Selain rasa baksonya yang enak, rasa kuahnya juga sangat sedap, halal, harganya juga murah.

Pantas, setiap orang selalu menunggu-nunggu saat ia lewat. Namanya, Timbul. Nama ini, kini bukan sekedar nama bakso, tetapi sudah menjadi guyonan jika ada orang yang sedang berdiri di tepi jalan. Ketika ditanya, menunggu siapa? Jawaban slengekan sering dibalas dengan ucapan : menunggu Timbul.saya mendatangi rumahnya, menanyakan mengapa rasa baksonya  begitu enak, tekstur, kekenyalannya, juga rasanya. Semuanya dibuat alami, dari bahan halal, daging sapi beneran, bukan daging glonggongan, tanpa bahan pengawet karena selalu habis dalam sehari.

“Rahasianya apa kok baksonya enak,” tanya saya kepadanya, Timbul mau menceritakan perjalanan hidupnya, dari sejak berjualan bakso pertama kali, hingga hari ini. Jika dihitung-hitung, sudah lebih dari 15 tahun ia berjualan bakso.Iapun menceritakan, bagaimana ia setiap hari mencoba membuat bakso terbaik dan rasa terenak sesuai yang diinginkan pelanggan. Setiap pulang dari berjualan, ia selalu mengoreksi kekurangannya bersama istri tercintanya. Menghitung omzet, keuntungan, meskipun jumlahnya tidak seberapa, justru merupakan kegiatan berikutnya.

Untuk mengetahui apa yang diinginkan pelanggan, caranya, ia selalu mendengar  apa saja yang dikeluhkan pelanggan, mulai dari kuah yang anyep, bakso yang kurang empuk, hingga omela-omelan lain yang sering diucapkan pelanggan. Semua didengarkan. Saran, kritikan, cacian, tidak membuatnya marah, tetapi malah ‘tersenyum’ dan berkeinginan untuk terus  memberikan yang terbaik kepada pelanggannya.  Rasa baksonya yang enak rahasianya terletak pada campuran daging, dan bahan lain dengan adonan yang tepat. Rasa kuahnya yang sedap terletak pada perlakuan pemberian bumbu-bumbu dan kaldu yang tepat, serta pengapian saat memasak.

Pada awal masa produksi, Timbul hanya mengolah 25 kilogram daging sapi. Ia menggiling dan membuat bakso sendiri. Memperbaiki kerusakan mesin sen- diri. Setelah bakso jadi, dengan sepeda motor ia mengirim bakso ke pasar Cipinang, Jatinegara, Kebayoran Lama, dan Kramat Jati pun seorang diri.
Timbul yang kala itu membuat bakso dengan mesin giling manual memiliki kenangan. Karena teledor, jari manis tangan kanannya masuk ke dalam mesin giling bakso. Walhasil, ujung jarinya masuk ke mesin dan tergiling oleh spiral yang ada di dalamnya.

Selain kenangan saat membuat bakso, ada pula kisah saat pertama kali Timbul memasarkan bakso. Oleh seorang pedagang bakso di pasar Kramat Jati, Jakarta, Timbul diminta datang pukul 4.30 sore. Tapi ia telat. Si pedagang pun marah. Bakso yang ia bawa akhirnya dilempar, dan ia langsung disuruh pulang. Timbul sebetulnya kecewa, tapi setelah mengendapkan pikiran, ia sadar bahwa kejadian itu karena kesalahan dirinya. Ia pun berjanji kepada diri sendiri akan lebih menghormati mitra bisnis dan mengirim pesanan sebelum batas waktu.

Esok hari dan hari-hari berikutnya Timbul tetap setia menjalani rutinitas membuat dan memasarkan bakso. Pesanan bakso terus bertambah, dari yang semula hanya satu atau dua karung, berikutnya beberapa karung. Kapasitas muat motor sudah tidak memungkinkan. Sadar bahwa antara pesanan dan kemampuan armada pengirim tidak memadai lagi, ia pun menyewa dari saudaranya mobil pick-up Suzuki ST20, orang biasa menyebut mobil dua tak dengan volume mesin 500cc itu dengan Suzuki Truntung.

Sabtu, 03 Maret 2012

Sejarah Bakso


dalam bahasa indonesia Bakso itu berasal dari bahasa china yang terdiri dari 2 kata
Bak + So
Bak artinya daging babi dan So itu Mie + Sup.
tapi kemudian di indonesia sendiri daging babi itu dirubah menjadi daging sapi tapi tetap menggunakan kata Bak.
Bakso atau yang dikenal dengan meatball mempunyai nama dan cara penyajian yang berbeda beda di setiap negara.
  • Di Afghanistan, meatballs digunakan sebagai hidangan tradisional dengan sup buatan rumah.
  • Albania digoreng meatballs (Qofte të fërguara)
  • Dalam Belgia, meatballs dipanggil ballekes atau bouletten di Flandersdan Brussels dan boulettes atau boulets di Wallonia. Mereka biasanyadibuat dengan saus tomat atau saus dan disajikan dengan french fries,kentang croquettes atau steamed potatoes. small meatball seringditambahkan sebagai hiasan untuk sup tomat.
  • Dalam Portugal dan Brazil meatballs dipanggil 'almôndegas' dan biasanya digoreng dan disajikan dengan spaghetti.
  • Chinese meatballs (secara khusus, suatu hidangan umum di Shanghaimasakan) yang paling sering dibuat dari daging babi dan biasanyasteamed atau direbus, baik apa adanya, atau dengan penambahan kecap.
  • Denmark meatballs dikenal sebagai frikadeller dan biasanya digoreng,dan mereka biasanya dibuat dari tanah babi, anak sapi, bawang, telur,garam dan merica, ini dibentuk menjadi bola dan flattened sedikit,sehingga mereka pan siap.
  • Di Finlandia meatballs (lihapullat) tanah yang dibuat dengan dagingsapi atau campuran daging sapi dan babi tanah, atau bahkan dengan tanahrusa kutub daging, dicampur dengan breadcrumbs kebasahan dalam susu danbawang dicacah halus. Meatballs biasanya disajikan dengan saus, kentangrebus (atau kentang pure), lingonberry jam, dan kadang-kadang diasamkanketimun.
  • Di Jerman, meatballs dipanggil Frikadellen (di Utara, dari Italiafrittatella) atau Fleischpflanzerl atau Fleischküchle jika Anda telahberada di selatan. In Bavaria , Di Bavaria, Fleischpflanzerl biasanyadibuat dari daging sapi muda, sedangkan sebagian besar wilayah Jermanlainnya menggunakan babi. Di Berlin dan berbagai bagian dari JermanTimur, nama "Bulette" adalah umum. Yang paling terkenal adalahmeatballs Jerman Königsberger Klopse yang berisi anchovy atau ikan asindan dimakan dengan saus caper. Sebuah istilah umum untuk meatballsadalah Hackbällchen.
  • Di Austria, fried meatballs dipanggil Fleischlaibchen atau Fleischlaberl.
  • Dalam Yunani, fried meatballs dipanggil 'keftedes' (κεφτέδες) danbiasanya termasuk dalam campuran bawang dan daun mint. rebusanmeatballs dipanggil 'yuvarlakia' (γιουβαρλάκια).
  • Di Bulgaria, meatballs dipanggil 'kyufte' dan biasanya dibuat daricampuran daging sapi dan babi dengan breadcrumbs dan iris bawang. Adabanyak variasi lainnya termasuk berbagai jenis daging cincang dansayuran.
  • Di Iran, beberapa jenis meatball yang dikonsumsi. Jika mereka sudahmatang dalam keadaan direbus mereka disebut "kufteh" . Jika digoreng(biasanya meatballs kecil), mereka disebut "kal-e gonjeshki"Kedua jenistersebut dikonsumsi dengan roti atau beras. Biasanya ditambahkansayuran dan dalam kasus kufteh, bakso yang biasanya diisi dengan telurrebus atau buah-buahan kering. Ada beberapa (setidaknya 10) jeniskufteh. Yang paling terkenal adalah "kufteh tabrizi", secaratradisional dari Tabriz di barat laut Iran.
  • Di Indonesia, meatballs dipanggil "bakso" yang biasanya disajikandalam mangkuk, seperti sup, dengan mi, (tahu), telur, 'siomay', dan /atau digoreng daging.
  • Di Italia, meatballs dikenal sebagai polpette dan biasanya dimakansebagai hidangan utama atau dalam sup. Bahan utama dari Italia baksoadalah: daging sapi dan babi dan kadang-kadang atau kalkun, garam,merica hitam, bawang putih bubuk, minyak zaitun, Romano keju, telur,bubuk roti dan peterseli, dicampur dan dibentuk menjadi sebesar bolagolf. Dalam Abruzzo Daerah di Italia, khususnya di Provinsi Teramomeatballs yang biasanya ukuran kelereng dan dipanggil polpettine.
  • Di Norwegia, meatballs dipanggil kjøttkaker ( "daging cakes") dan menyerupai frikadeller Denmark.
  • Di Filipina, meatballs dipanggil almondigas atau bola-bola danbiasanya disajikan dalam sup vermicelli disebut dengan padi misua,dicampur bawang putih, labu dan babi cincang.
  • Dalam Polandia mereka dipanggil "pulpety" atau "pulpeciki" danbiasanya disajikan matang dan dicampur dalam berbagai sauces (sepertitomat atau jenis saus yang dikentalkan menggunakan tepung dan jamur.)dengan kentang, beras atau segala jenis "Kasha" (sejenis bubur yangpopuler di negara-negara Slavia)."Pulpety" biasanya dibuat dari tanahberbumbu daging dengan bawang merah dan dicampur dengan telur dantepung terigu atau remah roti yang dicampur air. "pulpety" yangdigoreng lebih besar dari yang biasa dimasak.
  • Di Swedia köttbullar (meatballs) yang dibuat dengan daging sapiatau campuran daging sapi dan babi dicampur dengan remah roti yangdicampur susu dan bawang dicacah halus. Mereka yang mencampurkan denganlada putih atau rempah2 dan garam. Swedia meatballs biasanya disajikandengan saus, kentang rebus, dan kadang2 dengan acaar
  • Di Belanda, meatball dikenal dengan nama 'gehaktbal' ( "chopped(merujuk kepada daging) bola") dan biasanya disajikan dengan kentangrebus dan sayuran.Kombinasi ini telah hidangan yang paling umum diBelanda rumah tangga sepanjang sejarah.
  • di Turki masakan ini memiliki lebih dari 80 jenis meatballs (köfte),
  • Di Hungaria, serta dari wilayah negara-negara tetangga Hungariameatball dikenal dengan nama 'Fasirt' atau 'Fasirozott' (atau sheertfuh-fuh-Shee-roh-zoh-t) mungkin berasal dari Austria Jerman 'faschierteLaibchen '.
  • Di Amerika Serikat meatballs biasanya disajikan dengan spaghetti. diAmerika dalam pembuatannya mereka biasanya dibuat lebih besar daripadameatball di Italia. di Italia, meatballs biasanya sajikan bukan sajadengan pasta, dan gagasan mereka makan bersama di piring yang sama.
    Meatball juga ditemukan dalam kumpulan resep Apicius yang katanyamerupakan kumpulan resep masakan roma dari akhir abad ke 4 atau awalabad ke 5.

Dikutip dari http://artikel.bermutu.com/sejarah-bakso-14.html

Sabtu, 26 November 2011

Si Pandai & Si Bodoh

Di suatu padepokan di Tiongkok pernah hidup seorang GURU yg sangat dihormati karena tegas & jujur.

Suatu hari, 2 murid menghadap GURU. Mereka bertengkar hebat & nyaris beradu fisik. keduanya berdebat tentang hitungan 3x7.

Murid pandai mengatakan hasilnya 21. Murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta GURU sbg Jurinya untuk mengetahui siapa yg benar diantara mereka , sambil si bodoh mengatakan : "jika saya yg benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau di cambuk 10 kali oleh GURU , tetapi jika kamu yg benar ( 3 x 7 = 21 ) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha ....." demikian si bodoh menantang dgn sangat yakin dgn pendapatnya .

"Katakan GURU mana yg benar ?"
tanya murid bodoh.

Ternyata GURU memvonis cambuk 10x bagi murid yg pandai (orang yg menjawab 21).
Si murid pandai protes .

Sang GURU menjawab,

"Hukuman ini Bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk KETIDAK ARIFANmu yg mau-maunya berdebat dgn orang bodoh yg tidak tahu kalau 3x7 adalah 21!!"

Guru melanjutkan : lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi ARIF daripada GURU harus melihat 1 nyawa terbuang sia sia!

Pesan Moral,

Jika kita sibuk mmperdebatkan sesuatu yg tak berguna,
berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yg memulai perdebatan,

Sebab dgn sadar kita membuang waktu & energi untuk hal yg tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya?
Bisa terjadi dgn pasangan hidup, tetangga atau kolega.

Berdebat atau Bertengkar untuk hal yg tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi percuma.

Ada saatnya untuk kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yg sia-sia.

Diam bukan berarti kalah, bukan?

Memang bukan hal yg mudah,
tapi janganlah sekali-kali berdebat dgn orang bodoh yg tidak menguasai permasalahan.

"MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORANG YG BISA KONTROL & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN

Have a great day!

Selasa, 22 November 2011

Bakso Warkad Pak Etom - Jl Karanggetas Cirebon

Bakso Warkad Pak Etom sudah ada sejak tahun 80-an di Cirebon. Dengan tetap menjaga mutu dan selera, bakso Warkad Pak Etom mampu menjadi pelopor di Cirebon untuk kategori bakso Yamin dengan kuah Bakso, Pangsit dan Ceker. Bakso ceker pertama di Cirebon.
Yamin dengan rasa enak disertai dengan kuah bakso pangsit dan ceker membuat aroma dan gurih nya alami.Bisa pesan dan langsung makan di tempat....
Porsi yang cukup, tempat yang nyaman (parkirnya pun luas)
Rasa dan harga melebihi bakso akung Bandung.
100% bahan buatan sendiri (non pabrikan)
100% tidak bohong...........
Harus di coba sebelum anda percaya!!!!
www.baksowarkad.wordpress.com